Orion

Gw termasuk orang yang senang melihat bintang dimalam hari, indah banget deh.!, damai rasanya. Bintang kesukaan gw bintang sirius, bintang paling terang di langit malam. Trus rasi yang bagus menurut gw rasi Orion, gampang ngenalinnya kalau teman-teman lihat bintang di malam hari terus ada bintang 3 berderet membentuk diagonal itu termasuk bintang dalam rasi Orion. Dan juga bentuk rasi ini unik, apabila kita menghayal dikit maka rasi ini seperti orang yang sedang mengacungkan pedang, seperti gambar disamping ini. Semua rasi bintang itu ada mitosnya, yang disampaikan disini rasi Orion., Yuk simak.,
Dalam mitologi Yunani kuno, Orion adalah seorang pemburu yang suatu saat kedapatan mengintip dewi Artemis yang sedang mandi. Ini adalah dosa besar bagi Orion, karena sesungguhnya Artemis adalah putri Zeus, sang Mahadewa. Sebagai hukuman atas kelancangan Orion, maka Artemis mengirimkan kalajengking untuk menyengat Orion. Zeus yang merasa kasihan terhadap kedua mahluk tersebut kemudian melemparkan keduanya ke angkasa. Hingga saat ini keduanya masih mengorbit sebagai rasi Orion dan Scorpius (kalajengking). Dalam orbitnya, Orion selalu diikuti oleh Sirius, anjingnya yang setia (walaupun sering dikaitkan dengan Orion, namun sesungguhnya Sirius adalah bukan bagian dari rasi Orion, melainkan bagian dari rasi Canis Major, Beruang/Anjing Besar).

Berbeda dengan orang Yunani Kuno, orang Mesir kuno membayangkan rasi Orion sebagai perwujudan dari Osiris, salah satu Dewa mereka yang sedang memegang tongkat kebesarannya. Dalam kepercayaan Mesir Kuno, Osiris bersemayam di Alnitak, salah satu bintang di Sabuk Orion, sedangkan permaisurinya, Isis, dipercaya menetap di Sirius.

Ketiga primida besar yang dibangun di Gizeh (Giza) oleh Firaun kedua dari Dinasti ke-4, masing-masing: Khufu (orang Yunani menyebutnya Cheops), Khafre (Chepren), dan Menkaure (Mycerinus) dibangun dengan berderet mengacu pada posisi ketiga bintang anggota Sabuk Orion. Konon, karena Osiris adalah Dewa Kematian bangsa Mesir Kuno, maka diharapkan dengan cara ini, roh dari mereka yang dikubur di piramid tersebut tidak akan tersesat dalam perjalanannya menghadap Osiris.

Bagaimana dengan kita di Indonesia? Orang Jawa biasa menyebut rasi Orion sebagai Waluku. Kemunculannya di awal musim hujan dianggap menandai awal periode bercocok tanam bagi para petani. Sampai saat ini saya masih belum menemukan mitologi khas Indonesia tentang rasi yang satu ini, tapi rasanya kemungkinan besar ada. Bukankah bangsa kita memang paling hobby dengan yang namanya mitos? Bahkan setelah bangsa Yunani dan Mesir berkembang menjadi masyarakat yang modern, bangsa kita masih senang berkutat dengan cerita-cerita semacam Nyai Roro Kidul dan sejenisnya itu :).

Iklan